Thursday, November 5, 2009

Asbabun Nuzul

Surah Adh-Dhuha : 5

Ridha Rasulullah SAW

“Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hatimu) menjadi puas”

Ayat ini turun untuk Ahlul Bayt a.s. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Al-Qurthubi meriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Rasulullah SAWW puas (baca : rela) karena tidak ada seorang pun dari Ahlul Baytnya yang masuk ke dalam api neraka”. Rasulullah SAWW bersabda: "Sesungguhnya Fathimah adalah wanita yang memelihara kesuciannya, maka Allah mengharamkannya dan keturunannya dari api neraka." Riwayat ini dan riwayat-riwayat yang semakna dengannya dapat Anda baca di dalam:

1.Tafsir Jāmi'ul Bayān, karya Ath-Thabari, juz 30, hal. 149.

2.Tafsir Gharā`ibul Qurānkarya An-Naisaburi (catatan pinggir) Tafsir Jāmi'ul Bayān, juz 30, hal. 109.

3.Tafsir Fathul Qadīr, karya Asy-Syaukani, juz 5, hal. 459.

4.Tafsir Ibnu Katsir, juz 4, hal. 523.

5.Tafsir Majma'ul Bayān, karya Ath-Thabarsi, juz 3, hal. 136.

6.Asy-Syaraful Mu`abbad li Āli Muhammad, karya An-Nabhani, hal. 44, cetakan Al-Halabi, cetakan kedua.

Asbabun Nuzul

Surah Al-Haqqah : 11-12

Telinga Yang Mau Mendengar

"Ketika air (yang hendak menelan para penentang) membumbung tinggi Kami masukkan kalian ke dalam kapal laut, agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kalian dan (sayangnya) hanya telinga yang sadar yang dapat mendengar peringatan itu"

Yang dimaksud dengan "telinga yang sadar" adalah telinga Ali bin Abi Thalib a.s. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa ketika ayat ini turun, Rasulullah SAW bersabda: "Ya Allah, jadikanlah telinga Ali mendengar peringatan itu". Kemudian Imam Ali a.s. berkata: "Karena doa itu apa yang kudengar dari Rasulullah SAW tidak pernah kulupakan". Riwayat ini dan riwayat-riwayat yang semakna dengannya dapat Anda baca di dalam:

1.Tafsir Fathul Qadīr, karya Asy-Syaukani, juz 5, hal. 282.

2.Tafsir Al-Kasysyāf, karya Az-Zamakhsyari, juz 4, hal. 151.

3.Tafsir Ibnu Katsir, juz 4, hal. 413.

4.Tafsir Gharā`ibul Qurān, karya An-Naisabari (catatan pinggir) Tafsir Jāmi'ul Bayān, juz 29, hal. 31.

5.Tafsir Jāmi'ul Bayān, karya Ath-Thabari, juz 29, hal. 43.

6.Tafsir Majma'ul Bayān, karya Ath-Thabarsi, juz 29, hal. 43.

7.Al-Ghadīr, karya Al-Amini, juz 3, hal. 391.

Asbabun Nuzul

Surah Al-Mujadalah : 12

Bersedekah sebelum Berbicara Khusus dengan Rasulullah SAW

"Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian ingin mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasulullah, hendaklah kalian mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum itu"

Orang yang mempraktikkan ayat ini hanyalah Imam Ali bin Abi Thalib a.s. dan tidak ada seorang sahabat pun yang mempraktikkannya sesudah beliau.

Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib a.s. berkata: "Sesungguhnya di dalam Al Quran terdapat satu ayat yang tiada seorang pun mengamalkannya sebelum dan sesudah aku. Yaitu (ayat yang berbunyi) "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian ingin mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasulullah, hendaklah kalian mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelumitu". Pada waktu aku hanya memiliki 1 Dinar. Karena aku ingin mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasulullah, lalu kusedekahkan uang tersebut. Kemudian ayat ini disusul oleh ayat lain yang berbunyi: “Apakah kalian takut (menjadi miskin) karena memberikan sedekah sebelum berbicara khusus (dengannyal)? Jika kalian tidak melakukannya dan Allah (meskipun demikian) masih mengampuni kalian, maka dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya”. (Al-Mujādalah:13).” Lalu beliau berkata: “Melalui perantarku Allah meringankan umat ini. Tidak ada seorang pun yang mengamlkan ayat ini sebelum dan sesudahku”. Riwayat ini dan riwayat-riwayat yang semakna dengannya terdapat di dalam:

1.Tafsir Fathul Qadīr, karya Asy-Syaukani, juz 5, hal. 191, cet. Al-Halabi, Mesir.

2.Tafsir Jāmi'ul Bayān, karya Ath-Thabari juz 28, hal. 14.

3.Tafsir Gharā`ibul Qurān, karya An-Naisaburi, juz 28, hal. 23.

4.Tafsir Ibnu Katsir, juz 4, hal. 326.

Surah Al-Asr

"Demi Masa! Sesungguhnya manusia itu di dalam kerugian. Kecuali mereka yang beriman, beramal soleh dan berpesan-pesan dengan kebenaran serta berpesan-pesan dengan kesabaran."


Demi Masa

Maqam Junjungan Besar Nabi Muhammad saw

Maqam Junjungan Besar Nabi Muhammad saw
Allahumma solli a'la Muhammad, wa ali Muhammad

 

Design by Amanda @ Blogger Buster